Tampilkan postingan dengan label email pemasaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label email pemasaran. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

Cara Ciptakan Penghasilan Pasif Melalui Pemasaran Email


Cara Ciptakan Penghasilan Pasif Melalui Pemasaran Email

Konon satu-satunya cara menjadi bebas finansial adalah membangun penghasilan pasif Anda sehingga ia melebihi pengeluaran harian atau biaya-biaya gaya hidup anda. Salah satu cara Anda bisa membangun penghasilan pasif adalah melalui pemasaran email.


Jadi bagaimana Anda meraih penghasilan pasif dengan mengirimkan email-email?

Pertama-tama, Anda perlu memasang autoresponder email Anda menggunakan layanan seperti Getresponse atau Aweber. Dari sana, Anda bisa jadualkan email-email harian untuk dikirim ke para pelanggan Anda.

Rangkaian email follow up-nya pada akhirnya akan bergantung pada produk yang Anda promosikan. Sebagai contoh, jika Anda berada dalam bidang perjodohan, Anda mungkin ingin beberapa email pertama Anda berbicara tentang kiat-kiat berkencan selama beberapa hari pertama. Setelah seminggu atau lebih, Anda lalu bisa promosikan suatu produk berdasarkan bidang perjodohan yang akan menarik pemirsa Anda.

Dalam email promosi Anda, Anda akan berbicara tentang produk terbaru ini terkait bidang Anda atau mempromosikan suatu produk dari mitra demi komisi afiliasi. Di dalam email promonya ada link ke halaman penjualan di mana orang-orang yang mengklik itu akan dikirim ke halaman penjualan dan mudah-mudahan, bisa dikonversi menjadi pelanggan.

Langkah terakhir dari otomatisasi penghasilan pasif melalui email adalah menarik banyak pengunjung. Penghasilan pasif berarti Anda tidak selalu hadir, jadi pengunjung Anda harus datang secara otomatis. Oleh karena itu, Anda mungkin ingin mempertimbangkan investasi dalam iklan atau membangun SEO sehingga besar list Anda terbangun tanpa kehadiran Anda.

Lalu lintas pengunjungnya harus dikirim ke website satu-halaman yang disebut landing page atau squeeze page tempat Anda bisa mengumpulkan para pelanggan. (Dengan mereka mengisi kotak opt-in Anda yang disediakan oleh layanan autoresponder email)

Jreng! Anda baru saja ciptakan sistem penghasilan pasif online Anda menggunakan email marketing












Cara Menghindari Menulis Email "Spammy"


Cara Menghindari Menulis Email "Spammy"

Tingkat keterkiriman Anda adalah persentase email-email yang Anda kirim ke list Anda yang sesungguhnya masuk ke inbox email mereka. Dengan segala macam filter spam canggih saat ini, jadi nampaknya semakin sulit untuk mengirim email-email ke para pelanggan Anda (terutama saat mengirim email promo).


Mengingat itu, ada beberapa cara Anda dapat mencegah menulis email-email "spammy" dan meningkatkan angka keterkiriman Anda :

- Hindari kata-kata seperti seks, narkoba, Viagra, raup uang online, MLM, dan raup uang cepat. Kata-kata ini telah ditetapkan sebagai spam oleh kebanyakan filter spam. Jadi jika Anda benar-benar harus menggunakan istilah "make money online", pastikan memotongnya dengan suatu tanda baca misalnya Make m'oney online.

- Tingkat keterkiriman adalah satu hal, tetapi jika Anda menulis judul spammy yang berhasil melewati filter spam, orang-orang tidak akan membukanya jika ia terlihat terlalu mencurigakan. Hindari judul seperti: "BUKA SEKARANG DAN HASILKAN 50.000.000 LANGSUNG!". Ingat, selalu perlakukan pelanggan Anda dengan hormat dan jangan terlalu membesarkan hal-hal dalam judul Anda.

- Jual keras (hardsell) versus jual halus (softsell). Hardsell selalu punya faktor spammy itu. Menjual keras pada dasarnya menjejalkan tawaran-tawaran ke tenggorokan orang-orang. Tapi pernahkah Anda dengar jual lunak? Menjual lunak lebih ke arah memahami kebutuhan pelanggan Anda, memaparkan manfaat-manfaatnya secara halus dan bagaimana produk Anda dapat membantu mereka, dan terakhir dengan ramah menyarankan solusi untuk kebutuhan mereka.

- Beberapa email. Tidak ada yang suka diberitahu hal yang sama berulang-ulang, tapi kadang ini perlu kalau-kalau orang-orang tidak sempat membaca email pertama Anda atau ia entah bagaimana masuk di folder spam. Satu cara adalah menulis judul seperti "Pengingat halus ..." atau "Pengingat hormat ..." untuk memberitahu mereka bahwa Anda mengirim email kedua karena Anda peduli. Apakah mereka ingin membukanya atau tidak itu lain cerita.

Intinya, berbaik-baiklah, dan hormati pelanggan Anda. Perlakukan mereka selayaknya manusia.