Senin, 05 Januari 2015

Tak Ada Larangan Bunuh Diri (Artikel Psikolog Batam)



Kalau Mau Bunuh Diri (lakukan saja...pastikan tak ada yang repot/menangisi keputusan anda) (Artikel Psikolog Batam)

“Catatan Kepolisian menyatakan bahwa penyebab kematian adalah tekanan kuat pada leher yang menyebabkan terjadinya kesulitan pernapasan sehinggamengakibatkan kematian. Padahal penyebab kematian itu ada disini (sambilmenunjuk ke arah kepala) yang sudah penuh dengan tekanan-tekanan”.
(Ranchoddas , 3 idiot)

Dialog yang disampaikan Ranchoddas (seorang mahasiswa fakultas Teknik di India) kepada rektornya yang dipanggil “Virus” dalam adegan pemakaman temannya yang mati bunuh diri setelah dinyatakan “gagal” oleh sang rektor.

Bunuh diri merupakan hal yang paling mudah dilakukan pada saat orang sudah menemukan jalan buntu dalam setiap permasalahan dan tekanan hidup yang ia alami. Di Indonesia sudah berkali-kali kasus bunuh diri maupun percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh seseorang masuk dalam media massa baik lokal maupun nasional.

Apakah bunuh diri memang satu-satunya jalan keluar terakhir yang harus dilakukan pada saat seseorang merasakan dirinya tidak berguna, tidak punya harapan, tidak mampu bertahan dan perasaan-perasaan negatif yang ditimbulkan dari pikirannya yang tidak mampu keluar dari tekanan.

Saya yakin selakupenulis bahwa orang yang melakukan bunuh diri itu adalah orang yang memilikiagama, dan tidak ada satu agamapun yang menganjurkan untuk melakukan bunuh diriapalagi sampai menyakiti diri sendiri.

Sebagian para pelaku bunuh diri yang meninggalkan surat wasiat, menyatakan bahwa mereka tidak mampu menanggung beban hidupnya, merasa kesepian, tidak ada satu orangpun yang menolongnya, tidak mau menjadi beban orang lain dan alasan-alasan pembenaran lainnya bahkan mereka sampai berpesan untuk menjaga orang-orang yang ia tinggalkan.

Dalam kasus-kasus bunuh diri yang terjadi, tentu saja kita patut mempertanyakan sejauh mana peran keluarga maupun lingkungan pertemanan mengakomodinir beban-beban yang ia alami. Disini saya tidak mempersalahkan siapapun, tapi mengajak kita untuk introspeksi diri bahwa saat ini pasti ada orang terdekat kita yang membutuhkan pertolongan/menginginkan kita untuk menjadi teman berbagi apa yang ia rasakan atau apa yang ia pikirkan.

Buat yang sudahterjadi biarlah jadi pembelajaran untuk kita agar kita bisa saling peduli, saling berbagi cerita dan saling memberikan motivasi/dorongan untuk bisa jadi lebih baik.

Lalu bagaimana dengan diri kita sendiri?, patut kita ketahui bahwa selama kita hidup kita tidak akan bisa lepas dari stres dan tekanan hidup serta permasalahan. Kita hanya punya dua pilihan untuk menghadapinya, diam kemudian menyalahkan lingkungan yang membuat kita seperti ini atau melakukan sesuatu untuk keluar dari permasalahan. Waktu akan terus berjalan tanpa peduli apa yang kita pikirkan dan kita rasakan. Jika saya yang ditanya, maka saya tidak akan menghabiskan waktu saya untuk diam kemudian menyalahkan siapapun, karena itu hanya menghabiskan energi dan waktu. Jika terjadi kesalahan, maka itu pembelajaran untuk saya agar saya bisa menjadi lebih baik. Itu saya, bagaimana dengan anda?

Tulisan yang saya buat ini untuk menyadarkan diri saya dan juga para pembaca bahwa kita harus memiliki kepekaan sosial dalam arti kita mesti belajar untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya bunuh diri pada seseorang dan juga menyadari bahwa hidup selalu memiliki tekanan/tuntutan. Semuanya tergantung diri kita masing-masing karena waktu akan terus berjalan tanpa peduli apa yang kita rasakan/pikirkan.

Enjoy Your Life...



Untuk Info Lebih Lengkap, silahkan hubungi:
Hp 085962562110
Mr. HANIF TARMIZI, S.HI, S.Psi, M.si., Psikolog
Address : Ruko Mega Legenda Blok 3 No.33 Batam Center – Batam Island – Kepulauan Riau – Indonesia
Email : psikologbatam@yahoo.com

Salam from Batam Island
by Mr Momon
http://momoncomputer.blogspot.com/





psikologi, psikolog, batam, barelang, kepri, kepulauan riau, indonesia, asia, psikologis, psikiater, psikolog batam, psikotest batam, konsultasi psikologi batam, psikoterapi batam, biro psikologi batam, jasa psikologi batam, psychology, psycholog, Assessment, Edukasi, Konseling, Psikoterapi, Training, psikologi terapan, ahli, spesialis, pakar, recruitment, lowongan, psychotherapy batam, konsultan batam, stress, psikolog pendidikan batam, hypnotherapy batam, psikologi pendidikan batam, psikolog anak, Psychologist, psycho test, trauma center, batam center, consellor, consultant, professional, hypnosis, hypnotist, therapist, pasien, kejiwaan, masalah, bullying, sex, kecanduan, ketagihan, tni, polri, brimob, polisi, aparat, penegak hukum, oknum, hipnoterapi, sexy, remaja, abg, labil, sekolah, tk, sd, smp, sma, smk, pendidikan, edukasi, terpadu, perusahaan, narkoba, rokok, oknum, pejabat, drugs, mabok, hypnoparenting, bokep, narsis, kleptomania, pencuri, penjahat, criminal, ganja, drunk, drunken, gendam, counselor, politikus, koruptor, tuah sakti, 134, counseling, gila, mental, jiwa, gundah, galau, lucu, funny, pemuda, pemudi, preman, hebat, boobs, jilboobs, tawuran, pelajar, pendidikan, kursus, geng motor, nude, nudist, porno, pornografi, norak, jorok, asian, asia, line, what apps, youtube, hiperaktif, bentrok, korban, blue, film, video, biru, bogel, bugil, cinta, bercinta, yks, yuk keep smile, senyuman, nyengir, minder, gemetaran, syok, ketakutan, takut, fun, funny, lucu, lugu, perkantoran, sekretaris, boss, karyawan, pegawai, buruh, budak, biker, rider, promo, spg, cewek, perempuan, wanita, pria, chikan, top, best, terbaik, best of the best, coaching, kaya, miskin, rich, poor, semok, montok, penggoda, perawan, manusia, orang, ejakulasi dini, lemah syahwat, curiga, benci, marah, syahwat, nafsu, amarah, dendam, korban, pemerkosaan, pengorbanan, pelecehan, seksual, orientasi, main, permainan, game, mania, maniac, rape, rapist, kecanduan, candu, sadis, bdsm, curhat, nakal, naughty, pelacur, gigolo, pengertian, atm, artist, penyanyi, singer, raper, susu, gede, super, imut, cute, topless, hot, panas, membara, bijak, semangat, freedom, merdeka, sekretaris, secretary, nudist, partai, caleg, psikopat, psychopath, kejam, bengis, bunuh diri, hara-kiri, artikel, thesis, skripsi, makalah,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar